life

  • Huru-hara tiga hari

    28 Maret 2025 25 Maret 2025Siang hari di sekolah aku baru menyadari bahwa jadwal kontrolku, besok 26 Maret, bersamaan dengan acara buka bersama di sekolah. Tentu ini bukan sesuatu yang mudah bagiku karena aku tidak suka sesuatu yang tergesa-gesa. Aku putuskan untuk reservasi hari ini dan bisa. Perasaanku lega meskipun pasti mendapat nomor paling akhir, Continue reading

  • Sendiri

    23 Maret 2025 “Pindah ke tempat baru dengan orang-orang yang benar-benar baru” adalah aku. Aku juga tidak pernah menyangka akan memiliki perjalanan seperti ini. Hidupku tidak banyak diiringi rencana jadi aku menjalaninya secara spontan saja. Pilihan yang kuambil di akhir 2018 membawaku pada fase sendiri yang penuh liku, menyenangkan, tapi tentu saja ada bagian yang Continue reading

  • Rasa Rendah Diri

    2 Februari 2025 “Ini aku, … . Kamu apa kabar? Kamu masih tinggal di …? Aku kangen.” Sebuah pesan tengah malam yang membuatku seketika menangis tersedu-sedu. Bukan dari seseorang yang begitu penting karena aku hanya mengenalnya beberapa bulan. Tapi apa yang dia lakukan, memberiku pembelajaran mendalam. Kadang kita belajar dari seseorang dengan damai dan bahagia, Continue reading

  • Bagaimana rasanya dicintai Ayam?

    20 Januari 2023 “Begini ya rasanya mencintai seseorang. Ingin bersamanya, ingin menyentuh tubuhnya,” kata Ayam dengan gelisah sambil memegang hp-nya. Aku terdiam karena radang tenggorokanku tidak mengizinkan aku bicara. Aku cemburu meskipun aku hanya temannya. Ini adalah malam terakhir dan kita tidak akan bertemu lagi. Aku di depannya malam ini bukan permintaanku, dia yang mengajak Continue reading

  • Liburan Hampir Usai

    7 Januari 2025 Ini adalah minggu ketigaku di rumah. Minggu keempatku, aku mungkin sudah kembali ke Bali. Mungkin dari sekian banyak liburanku sejak aku menetap di Bali, ini yang paling berkesan. Aku tidur sangat baik (hanya sekali begadang sampai pagi), menjalani rutinitasku yang lain dengan sangat baik pula. Aku membeli sepeda sebagai hadiah ulang tahun Continue reading

  • “Ini hari yang panjang jadi aku ingin bicara panjang (dan acak).”

    Intro Inti Jadi, apakah aku akan membuat tulisan dengan satu topik yang runut? Sepertinya tidak karena isi di kepalaku juga acak-acakan. Tapi aku ingin menulis tentang bagaimana hariku bermula hingga pada akhirnya sampai pada duduk tenang tapi penuh keacakan ini. Aku bangun pukul 6.40. Lebih pagi daripada hari-hari lainnya karena ada rapat pagi di sekolah. Continue reading

  • Ayam

    Pagi hari dimulai dengan alarm berulang yang cenderung tidak mempan. Karena pada akhirnya, aku bangun pukul 07.00 dan itu bagiku sudah cukup kesiangan. Idealnya aku beranjak 06.30 atau paling telat 06.45, tapi kali ini mataku benar-benar enggan terbuka. Aku juga tidak tahu mengapa. Malam sebelumnya aku terbiasa menyiapkan bajuku, tidak tadi malam. Akhirnya aku kebingungan Continue reading