-
Alunan Musik
Aku baru saja melakukan terapi malam ini. Perbincangan dengan Sastradi di sesi tadi cukup lama. Aku menanyakan satu pertanyaan yang membutuhkan jawaban kompleks tapi Sastradi selalu bisa menjawabnya dengan sederhana. “Apa yang terjadi di kepalaku, hingga aku belum bisa kembali berfungsi tanpa obat-obatan?” Pada mulanya dia menjwabdengan pertanyaan yang sudah sering dia berikan, “Ada yang Continue reading
-
Hari Itu

Satu hari di November 1998 Mungkin karena ini sudah akhir November, atau mungkin kebetulan saja aku sedang memikirkan hari itu. Aku tidak mau lagi menghakimi November adalah pilu. Tapi tentu saja, mengingatnya juga tidak apa-apa. Aku tidak banyak membicarakan tentang hari itu. Tidak dengan orang-orang terdekatku yang juga merupakan tokoh pada hari itu. Dulu jika Continue reading
-
Jahe Lemon Madu
21 Oktober 2025 Aku membuat minuman jahe lemon madu malam ini. Aku membuat dengan jahe parut, seperti ketika orang-orang di Langtang menyajikannya untukku. Aku meminum ini setiap malam ketika aku di sana. Ada satu malam, aku menghabiskannya sedikit demi sedikit, cukup lama, agar aku bisa berlama-lama berbincang dengan Max.Sesederhana ini, aku kembali mengingat Max lagi. Continue reading
-
Memorial Hotel

11 Oktober 2025 “Ini sudah pekan ke-3. Max belum menghubungiku. Aku tidak memikirkannya terlalu banyak. Tapi mungkin memang aku tidak pantas untuk didekati, untuk dicintai.”Kata diriku, pasti, jika aku masih seperti aku yang 28 tahun. Tapi aku sekarang adalah aku yang berusia 32 tahun. Mungkin waktuku dan Max hanya enam hari saja. Tapi dari Max Continue reading
-
His name is Maximilian
27 September 2025 His name is Maximilian. I asked him for full name but I do not know how to spell Germans so I can’t Google it. I know nothing more about him. Just Maximilian. But I know he’s a gentle soul. I know how I feel peace surround him. I know my heart is Continue reading
-
Aku, dalam Bait Sendunya
Aku adalah puisi sendu dari seseorang yang memaknaiku dalamAku tersentuhTapi takdir kita sangat jelas dan sederhana: bukan untuk bersama Aku bertanya-tanya, apakah dalam dirinya masih ada luka?Dia menyiratkan rindu dalam sebuah canda yang getirKami saling bicara seperti di pinggir danau kenanganHanya melihatnya, tanpa harus basah berenang lagiTapi nyatanya aku masih melihatnya kuyup dari musim masa Continue reading
-
The Room of The Sky and The Sea

No need title for the room we createOur laughters speak louderOur conversations dive deeperAnd our silences create a chamber You said you don’t keep people but you keep meI said the same, and I do too Have you ever wondered?How two people so bad at holding onStill ended up holding each other this long?We built Continue reading
Relung Populer
- Perbandingan
- Kita tidak pernah gagal
- Bagaimana rasanya dicintai Ayam?
- Kebetulan dan Kewajaran
- Tantrum
- Ayam
- Langit dan bunga matahari
- Teman Terbaik 2
Relung Favoritku
