• Langit dan bunga matahari

    1 Maret 2020 Kamu selalu berkata bahwa aku adalah langitmuKamu bagiku adalah bunga matahariBagaimana mungkin bunga matahari bisa berpaling dari langitnya?Sementara cahaya itu di angkasa sini, di langitmuLalu aku, akan selalu menaungimu meski aku bukan matahari yang kau cariSetidaknya akan kusimpan titik air hujan terbaikUntuk membasuhmu dari sengat matahari terik yang kau sukaUntuk jadi sesuatu Continue reading

  • Ia berusaha

    26 Februari 2020 Dalam mata setengah terlelapAda kilatan cahaya menyelinapIa terjagaLalu suara guruh semakin menyadarkannya Ada seolah bahaya di atas kepalanyaAda debar di dadaAda takut di pikirannya Ia memeluk dirinyaMenerima debar-debarnyaMengakui rasa takutnyaIa berusaha Continue reading

  • Tentang mengingatmu

    23 Februari 2020 Pernah dulu aku berusaha mengingat, tapi aku benar-benar tidak bisaTentang sesuatu, tentang dirimu yang hilangBeberapa waktu kemudian, beberapa tentangmu kembaliMenjadi serangan memori yang menakutkan Aku menyadari, bukan aku yang tidak bisa mengingatnyaAkulah sendiri yang meniadakannya, menolaknya, menguburnyaAku juga yang membangkitkannya lagiDi masa yang lebih baikSaat aku punya pembimbing jiwakuSaat aku punya seseorang Continue reading

  • Aku lelah lagi

    20 Februari 2020 Sementara guruh petir makin menggelegarPikiran dan perasaanku semakin senyapKilatan di luar sana bertubi-tubiNyala di dalam diri redup dan redupPelajaran yang kuterima tujuh bulan berselangTergenang air hujanMemudarAku lelah lagi Continue reading

  • Kepada tubuhku

    16 Februari 2020 Tubuhku yang luar biasa, maafkan aku karena aku membiarkamu terbaring sedemikian lama dalam keadaan kotor. Tubuhku yang kuat, maafkan aku tidak memberimu makan dan minum selama dua puluh empat jam lebih. Terima kasih untuk keluarbiasaanmu dan kekuatanmu. Terima kasih karena kamu tetap tidak menyerah untuk baik-baik saja dalam keadaan yang kurang baik. Continue reading

  • Perjalanan dan pelajaran

    14 Februari 2020 Ada hal yang tidak bisa aku jangkau tentang alasan seseorang berbuat atau berkata sesuatu padaku. Ketika aku terbuka dengan segala kemungkinan dan tidak buru-buru menghakimi, lebih mudah rasanya untuk memahami, menerima, dan menjalani sebagaimana mestinya. Bahwa tidak ada orang yang tidak baik. Bahwa setiap individu memiliki warna. Bukan berarti jika warna mereka Continue reading

  • Sejak pertama

    26 Januari 2020 Dan sejak pertama aku telah menyerahkan tentang kita pada semesta. Meskipun dalam ketiadaanmu kurasa memang sulit. Aku telah belajar. Aku tidak bisa mengendalikan tentang kita. Sejak pertama pula aku tidak pernah meminta kita hingga sedekat ini. Hanya satu pelukan saja sebelum segalanya usai. Dan itu telah semesta beri. Mungkin memang beberapa kali Continue reading