Relung

🍂 sejak 2018 🍂


  • Love letters

    24 April 2020 When I miss you, I always think about someone who will there besides you. Someone you love, someone you share your life. Knowing that you are growing and getting stronger each time is the best thing for me. Even though I love you a lot, I miss you this much, I’ll never Continue reading

  • Hidup di perjalanan sendiri

    18 April 2020 Kita hidup di perjalanan kita, bukan di perjalanan orang lain. Tidak apa-apa dengan menjadi bagaimana kita yang sekarang. Tidak perlu melihat apa yang dianggap “normal” orang banyak orang. Mereka normal sebagaimana mereka adanya, kita normal sebagaimana kita adanya. Tidak perlu menghakimi kehidupan diri sendiri apalagi orang lain. Jika jalan hidup kita dipertanyakan, Continue reading

  • Sedikit tentang masa lalu I

    10 April 2020 Ini adalah hal terbesar bagiku yang pernah kubagikan pada banyak orang. Aku juga belum tahu apa tujuanku menulis ini. Aku hanya merasa aku ingin berbagi. Ini adalah masa lalu yang amat sangat aku hindari untuk kubicarakan sebelumnya. Tapi kemudian aku berani menceritakannya adalah sesuatu yang menurutku luar biasa. Sebelum aku melanjutkan, fokus Continue reading

  • I don’t know

    28 Maret 2020 I don’t know the morning, noon, or the nightI don’t know the day is changingI don’t know the world and peopleI don’t know my selfI don’t know anything Continue reading

  • Would you?

    21 Maret 2020 Would you lose me when I’m gone? Would you miss me? Would you sad for me, cry for me? Would your life still same?Would you? Continue reading

  • Si anak kecil

    8 Maret 2020 Si anak kecil itu datang padaku pagi ini. Membawa segala memori yang bersembunyi dan kenangan yang menghilang. “Aku ada, aku pernah ada,” katanya. Lalu anak kecil itu menangis keras sekali sambil mencengkeram dadanya. “Mari sini,” kataku. Kulihat punggungnya yang luka hingga ke tulang. Memori tersembunyi dan kenangan yang hilang berikat lekat dengan Continue reading

  • Seperti pada umumnya

    5 Maret 2020 Dia hanya hendak sebagaimana mereka pada umumnyaSedih sewajarnya, bahagia semaksimalnyaTanpa rasa hampa mengendap terlalu banyak Dia hanya hendak memiliki tubuh sebagaimana seperti pada umumnyaYang lapar jika tidak makan cukupYang haus jika tidak minum cukupYang mengantuk jika tidak tidur cukupYang tidur pukul 10 malam dan bangun dengan bugar Dan kehendaknya nyatanya malah menyakitinyaDia Continue reading