Dalam D

  • Aku lelah lagi

    20 Februari 2020 Sementara guruh petir makin menggelegarPikiran dan perasaanku semakin senyapKilatan di luar sana bertubi-tubiNyala di dalam diri redup dan redupPelajaran yang kuterima tujuh bulan berselangTergenang air hujanMemudarAku lelah lagi Continue reading

  • Kepada tubuhku

    16 Februari 2020 Tubuhku yang luar biasa, maafkan aku karena aku membiarkamu terbaring sedemikian lama dalam keadaan kotor. Tubuhku yang kuat, maafkan aku tidak memberimu makan dan minum selama dua puluh empat jam lebih. Terima kasih untuk keluarbiasaanmu dan kekuatanmu. Terima kasih karena kamu tetap tidak menyerah untuk baik-baik saja dalam keadaan yang kurang baik. Continue reading

  • The sun is gone

    23 November 2019 When the pain is comingMind only thinks about endingAnd the tears makes you want to believeThere is no other blissYou just lay down in emptinessThe darkness of your betraying mindUntil it’s dusk when you can start your play about strong independent womanUntil it’s dawnWhen the sun is goneSo do the light inside Continue reading

  • Bertarung lagi

    7 November 2019 Aku bertarung lagi. Kali ini aku tidak tahu mengapa, apa, dan bagaimana. Aku merasa takut, aku merasa sedih, aku merasa lelah. 24 jam lebih aku tidak beranjak dari tempat tidur untuk melakukan sesuatu yang bermakna. Bangun dari tempat tidur rasanya cukup berat menyakitkan. Tapi aku tidak tahu, mana yang berat, mana yang Continue reading

  • Bermula dari muffin

    24 Oktober 2019 Setelah hampir empat bulan, dua minggu terakhir ini sepertinya adalah minggu-minggu dengan progress terbaik. Segalanya memang tidak seperti sim salabim. Tapi perlahan dan pasti ada saja hal yang mengetuk perasaan dan pikiranku, “Oh, ini aku.” Segalanya bermula dari menemukan rasa muffin coklat yang enak, menemukan rasa lapar, menemukan tidur pulas bermimpi indah, Continue reading

  • Aku ingin sembuh. Aku ingin tidak sedih lagi.

    28 September 2019 Aku berharap aku bisa memilih untuk bahagia. Aku berharap dengan meditasi, menggambar, atau berjalan di pantai, perasaan-perasaan baik itu bisa bertahan lama. Tapi seketika setelah segala itu berlalu, aku merasakan kekosongan. Lalu kekosongan itu menuntunku ke dalam pikiran, “Apa poinnya? Apa pentingnya? Bagaimana jika nanti di masa depan aku tetap seperti ini?” Continue reading

  • Bertarung

    14 September 2019 Tadi malam dia memenangkan pertarungan. Ini kali pertamanya ia terlelap sebelum drama mengoyak-oyak pikirannya. Ia panik sesaat, tapi kemudian tenang dan jatuh tertidur tanpa harus merasa letih. Hadiah terbaik kemenangan itu adalah mimpi indah. Setelah sekian malam entah kapan terakhir ia bermimpi. Sampai ia lupa rasanya bermimpi dalam tidurnya. Lalu dia dibangunkan Continue reading