21 Oktober 2025
Aku membuat minuman jahe lemon madu malam ini. Aku membuat dengan jahe parut, seperti ketika orang-orang di Langtang menyajikannya untukku. Aku meminum ini setiap malam ketika aku di sana. Ada satu malam, aku menghabiskannya sedikit demi sedikit, cukup lama, agar aku bisa berlama-lama berbincang dengan Max.
Sesederhana ini, aku kembali mengingat Max lagi.
Perasaanku padanya tidak terbendung karena aku tidak berusaha membendungnya. Aku membiarkannya mengalir, misalnya dengan kata-kata seperti ini. Perasaan ini tidak memberatkanku sama sekali. Aku menerima diriku yang sedang merasa.

Leave a comment