Aku mengenangmu lebih banyak di waktu tertentu
Tentu saja di setiap 5 April
Hari tujuh tahun lalu di mana kita “bercakap”
Bukan tentang celanamu yang basah dan tidak penting itu
Bukan juga tentang dari mana asalmu, di mana tempat terpencilmu
Tapi tentang Dunia Sophie
Di hari ketika aku terkejut
Pertama kali menemukan seseorang yang seperti aku
Aku ingin mengenang dari kita 2018-2022
Waktu di mana penuh liku, duka, dan suka cita
Ketika aku belum cukup dewasa dan kamu yang penuh ego
Tapi apapun yang terjadi kala itu, kita bersama
Entah kamu yg memanfaatkanku
Atau aku yg memanfaatkan
Tapi mungkin kita adalah manusia yang bermanfaat
Aku ingin mengenang romansaku terhadapmu
Yang sekarang jika aku mengenangnya, ada perasaan menggelitik di ulu hati
Tapi aku bersyukur pernah memilikinya
Dari romansa itu aku belajar banyak pelajaran
Yang paling berharga adalah tentang mencintai diri sendiri
Dan aku akan selalu mengenang kamu yang konyol
Bermulut licin membicarakan apa saja
Paling pandai playing victim dan mengolok-olok semuanya
Tapi kamu tahu banyak dan aku suka diberitahu hal-hal yang tidak banyak kutahu
Meskipun dua hari kemudian aku mungkin lupa
Tetaplah bicara padaku segalanya, aku suka
Aku juga suka ketika kamu memantik huru-hara emosiku
Aku menyadarinya, tapi tetap terpancing juga
Mungkin memang demikian cara semesta membersamakan kita: dengan bicara
Dulu aku selalu ingin kamu maknai
Aku kerap bertanya apa maknaku
Namun sekarang tidak lagi
Karena aku telah pandai memberi makna sendiri, bahkan di hidupmu
Tidak peduli kamu setuju atau tidak
Karena aku pun tidak akan memaksakan diri
Untukmu memaknaiku
Selamat 5 April
Aku memang teman terbaik
Yang tanpaku, hidupmu agak limbung dan rumit
Meski ada sepimu yang tidak bisa kuisi
Damai dan stabilmu, sedikit banyak ada di genggam tanganku

Leave a comment