Terima Kasih

8 Maret 2025

Tuhan, terima kasih aku adalah seorang yang damai dan tenang. Terima kasih telah melimpahkan kedamaian dan ketenangan itu. Terima kasih atas kemampuanku memahami hal yang jika ini terjadi di masa lalu, aku pasti diliputi api menggebu yang pada nyatanya itu tidak akan ke mana-mana tapi membakar diriku sendiri.

Tuhan, terima kasih atas kelembutan dan keceriaan hatiku. Aku lebih bisa memaknai dan merayakan hal-hal kecil di keseharian yang jika itu di masa itu, pasti telah luput dari pengamatan dan kesadaranku. Sekarang segalanya nampak begitu kentara. Sebanyak apapun kata syukur yang kuucapkan, tidak akan pernah cukup sepadan dengan apa yang telah Kau berikan. Hidupku begitu bermakna dan sempurna apa adanya.

Tuhan, terima kasih aku pandai merangkai kata-kata baik yang kutujukan untuk diriku sendiri. Aku menyukai diriku yang sekarang sangat lembut pada diri sendiri. Aku menyukai kosakata baik dan indah. Terima kasih aku bisa merangkainya untuk mengungkapkan perasaanku jadinya mereka mengalir dengan semestinya, silih bergati, seperti seharusnya.

Tuhan, terima kasih atas karakterku yang manja dan centil ini. Aku suka sekali melihat diriku tumbuh menjadi seorang dewasa tapi tetap bisa menjadi anak kecil di hadapan-Mu. Karena demikian sejatinya aku hanyalah manusia kecil yang nampak keren dengan kemandirianku padahal aku bukan apa-apa jika tanpa Kamu yang mengatur segalanya. Kamu adalah tempatku bermanja-manja karena Kamu memang selalu memanjakanku.

Demikian beberapa untaian terima kasih yang tidak akan pernah bisa mencakup semua yang Kau beri.



Leave a comment