Setelah libur panjang
Aku pikir aku juga ingin menulis tentang diriku juga (mencari emot ketawa hehe belum nemu). Sebelum memulai, sedikit informasi bahwa aku hidup merantau sendiri. Umurku sekarang 31 tahun dan aku senang sekali menjadi dewasa.
Tulisan pertama adalah tentang bagaimana dua hari pertamaku di kota besar. Seperti yang kubilang tadi, aku merantau. Aku baru saja liburan selama satu bulan di kota kecil, kota di mana orang tuaku tinggal.
Memulai hari setelah liburan tidaklah mudah. Bahkan biasanya setelah seminggu aku belum mengeluarkan barang-barang dari koperku. Aku tidak tahu. Ada semacam perasaan aneh yang tidak bisa dijelaskan meskipun aku suka sekali tinggal di kota ini. Mungkin ibaratnya seperti mesin motor yang menganggur selama sebulan, perlu digenjot manual dan dipanaskan agak lama. Dan itu juga butuh usaha kan?
Tapi tantangan itu lebih mudah kali ini.
Aku sampai Selasa malam karena pesawatku delay tiga jam. Kucing Air, sangat terkenal dengan delay-nya. Tapi pun tidak apa-apa karena aku masih dalam tahap priatin. Masa untuk aku bisa naik Burung Airlines sebagai pesawat regurelku masih otw.
Ya Tuhan, kenapa aku malah cerita tentang pesawat?
Oke. hari pertama seperti biasa aku tidur seharian. Tapi malamnya aku bisa mengeluarkan semua barang-barangku dari koper dan membersihkan segala hal yang bisa kubersihkan. Aku punya banyak scpace sekarang.
Hari kedua, aku bangun siang. Bangun siang adalah ritual. Hahahaa …
Namun setelah itu aku pergi ke tempat cucian motor dan motorku sekarang sudah glowink. Ini juga bukan hal yang biasanya kulakukan. Karena, sebelum-sebelumnya bahkan ketika sudah masuk kerja, aku belum mengurusi motorku sama sekali. Aku hanya mengelapnya dengan lap basah di bagian yang berdebu dan ‘kelihatan’. Lalu lap itu kubuang karena aku terlalu malas mencucinya.
Dan hari ini aku membuat gebrakan baru dengan mencucikan motorku. Lalu aku ke supermarket, membeli banyak saus, dan membuat kimchi.
Queen!!!
Sorenya aku tertidur karena membuat kimchi itu melelahkan sekali ya Tuhan!!! Tapi itu sangat worth it karena memang rasanya enak sekali (emot peluk). Dan tentu saja aku memesan masakan Korea di malah harinya. Aku makan seeeemua makanan enak itu sambil menonton film jadul ‘Mean Girls’.
Sebenarnya aku ingin mengetik ini semua di twitter tapi aku perlu menjelaskan panjang. Aku berpikir akan cukup menyenangkan jika aku juga punya diary di sini. Oh aku punya buku diary yang di buku juga, untuk hal-hal yang hanya boleh aku dan Tuhan yang tahu. Aku juga tidak punya tujuan apapun menulis hari-hari pertamaku dan mungkin tentang hari-hari lainnya di sini. Aku pun tidak tahu apakah ke depan akan konsisten atau tidak. Aku hanya melakukan apa yang membuatku senang. Dan malam ini menulis ini membuatku senang.
Terima kasih yaa, sudah membaca. Apalagi membaca ini sampai akhir (emot love)
Bye! (emot dada-dada)
– sepertinya aku perlu mencari cara bagaimana cara membuat emotikon di sini.

Leave a comment