10 Januari 2021
Aku memahami bahwa dirimu tidak melihat diriku sebagaimana aku ingin dilihat olehmu. Aku pula mengerti kau tidak merasai diriku sebagaimana aku ingin kau rasai. Aku menyadari segala keinginan yang menurutku akan membuatku bahagia di masa depan.
Tapi satu hal lain lagi yang juga nyata. Dalam segala pemahaman dan kesadaran itu, aku tetap masih pada perasaan jatuh cinta seperti yang lalu, selama sepanjang aku mengenalmu beberapa tahun ini.
Kadang itu membuatku bahagia, kadang waktu juga itu membuatku nestapa. Mudah sekali untuk bergantung pada bahagia atau nestapa. Tapi itu bukan hal yang kokoh untuk kumenggantung. Selalu lebih mudah untuk bersandar pada perasaan-perasaan.
Kata banyak orang yang kupercaya, perasaan mesti diterima sebelum akhirnya bisa diproses. Demikian juga aku belajar belakangan ini. Tapi aku masih juga belum mengerti apakah aku telah benar-benar menerima perasaan di dalam diriku ini.

Leave a comment