10 Januari 2021
Seorang wanita bijak 50 tahun berkata kalau aku “incredible settled woman.” Itu membuatku percaya diri menapaki hidupku yang kupikir sangat acak ini. Banyak juga yang berkata tentang diriku yang membuatku tidak percaya diri. Lalu aku mencoba menguraikan hal-hal baik yang kupunyai.
Hadiah terbaik 28 tahun adalah diriku sendiri. Hidupku memang tampak gini-gini aja. Tapi aku punya progres-progres kecil yang membuat diriku sendiri merasa cukup untuk menjadi diriku yang sekarang. Salah satu contohnya, bisa menyelesaikan satu buku berbahasa asing dan paham artinya. Bagi orang lain, mungkin itu bukan apa-apa. Tapi aku tidak hidup di kehidupan orang lain. Aku hidup di kehidupanku sendiri. Aku juga merasa bahwa aku lebih terampil dalam menerima diriku sendiri meskipun masih tetap terus belajar. Setiap progres kecil itu membuatku bersemangat untuk membuat progres-progres kecil lainnya.
Hadiah terbaik berikutnya adalah orang-orang terdekatku terutama keluargaku. Aku membayangkan tidak mudah sama sekali menjadi mereka, dengan kebenaran yang mereka yakini, dan keyakinan bahwa membenarkan orang lain agar seperti mereka adalah sebuah kebenaran juga. Tapi mereka menerimaku sebagaimana diriku. Tidak bisa dipungkiri bahwa aku tidak bisa untuk tidak memikirkan mereka. Aku tidak mau mereka memikirkanku atau terlalu ikut campur dengan apa yang kuyakini. Tapi mereka bisa. Aku bisa melihat, merasa, bahwa mereka menghargai apa yang kupilih saat ini.
Selanjutnya apa lagi? Aku juga tidak tahu. Rencanaku adalah tidak ada rencana. Mungkin aku terlalu takut menargetkan hal-hal besar. Yang aku mau ke depan adalah lebih teratur minum obat, terus membaca bacaan berbahasa asing meskipun kecepatan membacaku sangat lamban (kemalasan lebih besar kayanya), dan tetap rajin menabung. Dua dari tiga hal itu sudah tercapai di minggu pertama 2021. Keren kan!

Leave a comment