Adalah hari terakhir seorang yang asing namun juga salah satu yang terdalam. Yang mengajariku kekuatan dan juga berdiri dengan kakiku sendiri. Tidak akan kulihat kau lagi di pagi hari, duduk bersama dalam satu meja dalam hening, ataupun mengolok-olokku.
Aku akan mengingat bulan-bulan kebersamaan kita, entah itu yang suka ataupun yang lara. Tapi hidup dan pelajaran yang kau hadirkan jauh lebih bermakna daripada pilu yang kau sisakan.
Kau mendungku kala itu. Aku pernah kuyup dan kedinginan sendiri di bawah hujanmu. Tapi sekarang kau telah berganti menjadi cotton candy.
Mungkin kita akan berjumpa lagi, mungkin juga tidak, aku tidak begitu peduli. Aku bukan lagi seseorang yang takut jika tidak bisa bertemu denganmu. Aku hanya berharap semoga segala yang kau usahakan dan yang kau doa-doakan tercapai. Segala cinta, kebahagiaan, dan keberkahan menaungimu dalam setiap perjalanan hidupmu.
Masee, terima kasih.

Leave a comment