Tentang Semesta

September 2018

Nanti pada masanya, alam semesta akan memberi. Seperti ia memberi lamunan-lamunan pada masa lalu, yang kemudian ia penuhi lamunan-lamunan itu pada masa sekarang ini.
Alam semesta memang suka bercanda. Ia membuatmu merajuk dan berantakan, lalu dengan tersenyum memberi lebih baik daripada yang kau lamunkan kemarin hari.
Orang-orang banyak diberi kekuatan untuk berlaku dan bertindak. Tapi yang butuh banyak kekuatan sebenarnya adalah kekuatan untuk berdiam, bersabar, menerima, menunggu, memasrahkan segala pada alam semesta.
Adalah pernyataan bodoh dan dungu bagi mereka yang amat bernafsu untuk menyelesaikan segalanya, menguasai segalanya.
Tapi kebanyakan dari mereka hanya akan berakhir dalam carut marut. Karena mereka belum terampil untuk membedakan hal-hal mana yang bisa mereka selesaikan dan hal-hal mana yang hanya alam semesta bisa selesaikan.
Adalah penyataan yang lemah dan kalah bagi mereka yang terbiasa memenangkan segala yang mereka inginkan. Tapi hidup bukan perlombaan dan alam semesta bukan tandingan.
Tujuan dan ambisi adalah sebuah keharusan agar hidup menjadi hidup. Melampaui diri adalah sebuah tantangan dan tidak ada yang salah dengannya. Tapi jangan pernah berpikir untuk melampaui alam semesta.



Leave a comment